Kawan…
tidakkah ada sebersit kerinduan akan budaya kita yang pernah jadi kebanggaan negeri ini? kebudayaan yang tergeser dan menjadi termarginalkan oleh bangsanya sendiri…hiks… hiks… sedih sekali… mari kita lihat generasi angkatan kita, seberapa besar peduli dengan budaya? bahkan kita berlomba lomba mengadopsi budaya orang lain…
kawan…
aku rindu saat dimana dulu kita dengan senyum bersepeda, berhenti pada sebuah gubuk, bercerita tentang festival budaya yang baru saja kita saksikan… dan tahun berikutnya kita menjadi bagian dari festival itu.
senang sekali rasanya melihat simbah simbah yang sudah sepuh berduyun duyun, sambil mengunyah cemilan (gula jawa yang dihancurkan) hanya untuk melihat kesenian negeri ini. lalu… mata mereka berkaca kaca dan berucap ” Nduk… kiro kiro putu putu ku sesuk isih ndenangi ngeneki ora?” (Nak, kira kira cucu cucuku besok masih bisa menjumpai yang seperti ini nggak.Red). lalu aku menjawab “PASTI MASIH MBAH..” Lalu kita meninggalkan panggung budaya itu dengan diam dan membawa pergi harapan simbah simbah.
Mei 30, 2008 at 12:35 pm
Prima…
jangan bersedih…
dengan ketulusan hati aku tetap berusaha menjaga kebudayaan bangsa kita.
Juni 6, 2008 at 8:52 pm
anak cucu kita pasti melanjutkan perjuangan budaya luhur bangsa kita… jangan takut oleh jaman
Juni 9, 2008 at 1:49 pm
hai..
so nice spot you on here dewi…
ga pernah lihat kamu di jogja.. dimana kamu?
indonesia so beatiful…
aku jadi malas pulang ke negara ku..
salam..

Juni 9, 2008 at 1:52 pm
MBAK PRIM……..
GA KANGEN PERFOM DIMALIOBORO KAH?
BETAH BANGET DI BATAM? AYO KITA NGAMEN LAGI..
GA ADA YANG BACA PUISI & TERIAK TERIAK LAGI DIKAMPUS
Juni 10, 2008 at 4:38 am
saat negri ini kehilangan jati diri, pergeseran budaya lokal oleh imbas globalisasi hiburan yang merambah hingga pelosok wilayah negri ini,,
sedih bukan solusi, diam bukan jawaban, bergerak membangun kearifan budaya lokal salah satu jalan untuk membangkitkan rasa cinta terhadap kebudayaan di negri ini.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Juni 12, 2008 at 8:09 pm
din, rehane itu …. rehane yg ikut trauma healing dr afrika selatan bukan?
mang dia masih dijogja po?
Juni 25, 2008 at 10:40 am
Ga Tau Cin.. Mungkin Juga, aku ga punya temen yg namanya Rehane kcuali perempuan gimbal dari afrika selatan itu…
ga tau juga gimana dia bisa temukan blog ku. mungkin dia kangen sama aku
ha ha ha ha