Primastuti Dewi.R

About Life, Religion, Art, Science, Social, Culture, and More

BAB 3, ANALIS SISTEM & PROGRAMMER

Posted by primastuti dewi on September 30, 2010

BAB 3
ANALIS SISTEM DAN PROGRAMMER

 

Sistem analis adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari 

masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta 

mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek 

bisnis dan teknologi komputer).

Nama lainnya : system designer, business analyst, system consultant, system 

engineer, software engineer, sistem analyst programmer, information system 

engineer.

 

Programmer adalah orang yang menulis kode program untuk suatu aplikasi 

tertentu berdasarkan rancangan yang dibuat oleh system analis(lebih memahami 

teknologi komputer).

 

Tugas dan tanggung jawab :

 

Sistem analis :

a. Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer 

   saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan.

b. Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer,

   tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya. 

c. Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan 

   masalah secara garis besar.

d. Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas 

   pada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer.

 

Programmer :

a. Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.

b. Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, sistem 

   komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.

c. Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan 

   instruksi-instruksi program.

d. Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas 

   pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun 

   (spesifikasi) program.

 

Pengetahuan dan keahlian analis sistem

 

Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian yang khusus. Beberapa analis setuju bahwa pengetahuan-pengetahuan dan keahlian berikut sangat diperlukan bagi seorang analis sistem yang baik :

a. Pengetahuan dan keahlian tentang teknik pengolahan data, teknologi 

   komputer dan pemograman komputer 

   · Keahlian teknis yang harus dimiliki adalah termasuk keahlian dalam 

     penggunaan alat dan teknik untuk pengembangan perangkat lunak aplikasi 

     serta keahlian dalam menggunakan komputer.

   · Pengetahuan teknis yang harus dimiliki meliputi pengetahuan tentang 

     perangkat keras, teknologi komunikasi data, bahasa-bahasa komputer, 

     sistem operasi, utiliti, dan paket-paket perangkat lunak lainnya.

b. Pengetahuan tentang bisnis secara umum

   Aplikasi bisnis merupakan aplikasi yang sekarang paling banyak diterapkan,

   maka analis sistem harus mempunyai pengetahuan tentang ini. Pengetahuan 

   ini dibutuhkan supaya analis sistem dapat berkomunikasi dengan pemakai 

   sistem. Pengetahuan tentang bisnis ini meliputi akuntansi keuangan, 

   akuntansi biaya, akuntansi manajemen, sistem pengendalian manajemen, 

   pemasaran produksi, manajemen personalia, keuangan, perilaku organisasi, 

   kebijaksanaan perusahaan dan aspek-aspek bisnis lainnya.

c. Pengetahuan tentang metode kuantitatip

   Dalam membangun model-model aplikasi, analis sistem banyak menggunakan 

   metode-metode kuantitatif seperti linier programming, dynamic programming,

   regresion, network, decision tree, trend, simulasi.

d. Ahli memecahkan masalah kompleks ke dalam masalah kecil

   Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk meletakkan permasalahan-

   permasalahan komplek yang dihadapi oleh bisnis, memecah-mecah masalah 

   tersebut ke dalam bagian-bagiannya, menganalisisnya dan kemudian harus 

   dapat merangkainya kembali menjadi suatu sistem yang dapat mengatasi 

   permasalahan-permasalahan tersebut.

e. Ahli berkomunikasi dan membina hubungan

   Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan komunikasi baik 

   secara lisan maupun tertulis. Keahlian ini diperlukan di dalam wawancara, 

   presentasi, rapat dan pembuatan laporan-laporan.

f. Memahami metodologi pengembangan sistem informasi

   Manusia merupakan faktor yang kritis di dalam sistem dan watak manusia 

   satu dengan yang lainnya berbeda. Analis sistem yang kaku dalam membina 

   hubungan kerja dengan personil-personil lainnya yang terlibat, akan 

   membuat pekerjaannya menjadi tidak efektif. Apalagi bila analis sistem 

   tidak dapat membina hubungan yang baik dengan pemakai sistem, maka akan 

   tidak mendapat dukungan dari pemakai sistem atau manajemen dan 

   kecenderungan pemakai sistem akan mempersulitnya.

 

Team pengembangan sistem (I)

 

Dalam proyek pengembangan sistem yang kecil dan sederhana, kemungkinan hanya 

ada seorang analis sistem yang merangkap sebagai pemrogram (analis/pemrogram)

atau seorang programer yang merangkap sebagai analis sistem (pemrogram/analis).

Akan tetapi untuk proyek pengembangan sistem yang besar atau komplek, 

pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh sejumlah orang dalam bentuk tim. 

Anggota dari tim pengembangan sistem ini tergantung dari besar kecilnya 

ruang lingkup proyek yang akan ditangani. Tim ini secara umum dapat terdiri 

dari personil-personil sebagai berikut :

1. Manajer analis sitem (manage of systems analyst)

   Manajer analis sistem disebut juga sebagai koordinator proyek dan 

   mempunyai tugas dan tanggungjawab sebagai berikut :

   a. Sebagai ketua atau koordinator tim pengembangan sistem

   b. Mengarahkan, mengontrol dan mengatur anggota tim pengembangan sistem 

      lainnya.

   c. Membuat jadual pelaksanaan proyek pengembangan sistem yang akan 

      dilakukan.

   d. Bertanggungjawab dalam mendefinisikan masalah, studi kelayakan, disain 

      sistem dan penerapannya.

   e. Memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem.

   f. Mewakili tim untuk berhubungan dengan pemakai sistem dalam hal 

      perundingan-perundingan dan pemberian-pemberian nasehat kepada 

      manajemen dan pemakai sistem.

   g. Membuat laporan-laporan kemajuan proyek (progress report).

   h. Mengkaji ulang dan memeriksa kembali hasil kerja dari tim.

2. Ketua analis sistem (lead systems analyst)

   Ketua analis sistem biasanya menjabat sebagai wakil dari manajer analis 

   sistem. Tugasnya adalah membantu tugas dari manajer analis sistem dan 

   mewakilinya bila manajer analis sistem berhalangan.

3. Analis sistem senior

   Analis sistem senior (senior systems analyst) merupakan analis sistem 

   yang sudah berpengalaman.

4. Analis sistem junior (junior systems analyst)

   Analisis sistem junior merupakan analis sistem yang belum berpengalaman 

   dan masih membutuhkan bimbingan-bimbingan dari analis sistem yang lebih 

   senior. Analis sistem junior ini sering juga disebut dengan analis sistem 

   yang masih dilatih (systems analyst trainee).

5. Programer aplikasi senior (senior applications programmer)

   Programer apliakasi senior merupakan pemrogram komputer yang sudah 

   berpengalaman dengan tugas merancang spesifikasi dari program aplikasi 

   dan mengkoordinasi kerja dari pemrogram lainnya. Pemrogram aplikasi 

   senior kadang-kadang juga disebut dengan pemrogram/analis.

6. Programmer aplikasi (application programmer)

   Programer aplikasi merupakan programer komputer yang cukup berpengalaman 

   dan dapat melakukan tugasnys tanpa harus dibimbing secara langsung lagi.

7. Programer aplikasi yunior (junior applications programmer)

   Programer aplikasi yunior merupakan pemrogram komputer yang belum 

   berpengalaman dan masih dibawah bimbingan langsung dari pemrogram yang 

   lebih senior. Programer aplikasi yunior biasanya hanya dilibatkan pada 

   pembuatan modul-modul program yang sederhana, seperti misalnya pembuatan 

   bentuk-bentuk I/O. Pemrogram aplikasi yunior ini sering juga disebut 

   dengan pemrogram aplikasi yang masih dilatih (applications programmer 

   trainee).

 

Team pengembangan sistem (II)

 

1. Pengguna Sistem 

   a. User

      Sebagai end-user (operator) dan user-manager yang mengawasi pekerjaan 

      end-user.

   b. Manajemen

      Memegang pernan penting dalam menyetujui rencana pengembangan sistem 

      dan penyediaan dana.

 

2. Perancang Sistem

   a. Project Coordinator

      Bertanggungjawab agar tim dapat bekerja secara harmonis dan optimal 

      serta mengontrol agar pelaksanaannya sesuai rencana.

   b. System Analyst & Design

      Personil yang memberikan solusi dan mendesain sistem baru.

   c. Programmer

      Personil yang membuat program berdasarkan rencangan dari sistem analis.

   d. Network Designer

      Bertanggungjawab terhadap desain jaringan, seperti LAN, MAN, WAN.

   e. Technician (Hardware)

      Personil yang menetapkan konfigurasi-konfigurasi hardware yang tepat 

      agar dapat bekerja secara optimal.

   f. Database Administrator

      Personil yang bertanggjawab terhadap suatu sistem database, mencakup 

      pola struktur data, integritas data, memberikan hak akses kepada user, 

      backup, recovery dan mengoptimalkan performa database.

   g. Documenter

      Personil yang membuat dokumentasi sistem, mencakup buku operasional 

      aplikasi, teknis dan sistem.

   h. Software Tester

      Personil yang menjamin bahwa program aplikasi yang dibuat programmer 

      sesuai spesifikasi.

   i. Graphic Designer

      Pesonil yang memiliki keahlian dalam mendesain untuk aplikasi berbasis 

      GUI (Graphic Interface).

 

Alat dan teknik pengembangan sistem

 

Terbagi atas :

1. Graphical tools 

   a. HIPO

   b. Data Flow Diagram (DFD)

   c. Structure Chart

   d. SADT

   e. Warnier/Orr

   f. Jakson's Diagram

 

2. Diagram Chart

   2.1  Activity Chart

        a. Systems Flowchart

        b. Program Flowchart (Program Logic Flowchart, Detailed Computer 

           Program Flowchart)

        c. Paperwork Flowchart / Form Flowchart

        d. Database Relationship Flowchart

        e. Process Flowchart

        f. Gantt Chart

   2.2  Layout Charting 

   2.3  Personal Relationship Charting

        a. Working Distribution Chart

        b. Organization Chart

 

3. Technique Public

   3.1  Teknik Manajemen Proyek (Penjadualan Proyek)

        a. CPM (Critical Path Method)

        b. PERT (Program Evalution and Review Technique)

   3.2  Fact Finding Technique (Mengumpulkan data dan menemukan fakta)

        a. Interview, Observation, Questionaires, Sampling

   3.3  Cost Effectiveness Analysis / Cost Benefit Analysis

   3.4  Inspection and Walkthrough

   3.5  Meeting

 

 

Daftar Pustaka

 

1. Davis, William S., Systems Analysis And Design : A Structured Approach, 

   Addison-Wesley Publishing Company, 1983.

2. HM., Yogiyanto, Analisis dan Disain Sistem Informasi : Pendekatan 

   Terstruktur, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 1995.

4. Martin, Merle P., Analysis And Design of Business Information Sytems,

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: